Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Jembatan

Nomor1
Jembatan
Alkisah ada dua orang kakak beradik yang hidup di sebuah desa. Entah karena apa mereka jatuh ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan ini adalah pertama kalinya mereka bertengkar sedemikian hebat. Padahal selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan, saling meminjamkan peralatan pertanian, dan bahu membahu dalam usaha perdagangan tanpa mengalami hambatan. Namun kerjasama yang akrab itu kini retak.
Dimulai dari kesalahpahaman yang sepele saja. Kemudian berubah menjadi perbedaan pendapat yang besar. Dan akhirnya meledak dalam bentuk caci-maki. Beberapa minggu sudah berlalu, mereka saling berdiam diri tak bertegur-sapa.
Suatu pagi, seseorang mengetuk rumah sang kakak. Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang kayu. "Maaf tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan," kata pria itu dengan ramah. "Barangkali tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan untuk saya selesaikan." "Oh ya!" jawab sang kakak. "Saya punya sebuah pekerjaan untukmu. Kau lihat ladang pertanian di seberang sungai sana. Itu adalah rumah tetanggaku, ...ah sebetulnya ia adalah adikku.
Minggu lalu ia mengeruk bendungan dengan buldozer lalu mengalirkan airnya ke tengah padang rumput itu sehingga menjadi sungai yang memisahkan tanah kami. Hmm, barangkali ia melakukan itu untuk mengejekku, tapi aku akan membalasnya lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu. Aku ingin kau membuat pagar setinggi 10 meter untukku sehingga aku tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin melupakannya." Kata tukang kayu, "Saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan. Akan saya kerjakan sesuatu yang bisa membuat tuan merasa senang." Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai kebutuhan dan menyiapkannya untuk si tukang kayu.

Setelah itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian. Sepanjang hari tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku. Di sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru saja menyelesaikan pekerjaannya.
Betapa terbelalaknya ia begitu melihat hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar kayu sebagaimana yang dimintanya. Namun, yang ada adalah jembatan melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang pertanian adiknya. Jembatan itu begitu indah dengan undak-undakan yang tertata rapi.
Dari seberang sana, terlihat sang adik bergegas berjalan menaiki jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar. "Kakakku, kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal sikap dan ucapanku telah menyakiti hatimu. Maafkan aku." kata sang adik pada kakaknya. Dua bersaudara itu pun bertemu di tengah-tengah jembatan, saling berjabat tangan dan berpelukan.
Melihat itu, tukang kayu pun membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi. "Hai, jangan pergi dulu. Tinggallah beberapa hari lagi. Kami mempunyai banyak pekerjaan untukmu," pinta sang kakak.
"Sesungguhnya saya ingin sekali tinggal di sini," kata tukang kayu, "tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan."




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Jembatan
ItemReviewed: Jembatan
READ MORE

Rumah Tukang Kayu

Nomor1
Rumah Tukang Kayu
Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan
konstruksi real estate.
Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan. Tentu saja,
karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan
itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari
tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.
Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya.
Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk
terakhir kalinya.
Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu.
Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak
sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma
menggunakan bahan-bahan sekedarnya.
Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik.
Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu
mengagumkan.
Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan
sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. "Ini adalah rumahmu," katanya,
"hadiah dari kami."
Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya
saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya mengerjakan rumah untuk dirinya sendiri,
ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali.
Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya
sendiri.
Itulah yang terjadi pada kehidupan kita.
Kadangkala, banyak dari kita yang membangun kehidupan dengan cara yang membingungkan.
Lebih memilih berusaha ala kadarnya ketimbang mengupayakan yang baik. Bahkan,
pada bagian-bagian terpenting dalam hidup kita tidak memberikan yang terbaik.
Pada akhir perjalanan, kita terkejut saat melihat apa yang telah kita lakukan
dan menemukan diri kita hidup di dalam sebuah rumah yang kita ciptakan sendiri.
Seandainya kita menyadarinya sejak semula kita akan menjalani hidup ini dengan
cara yang jauh berbeda.
Dan pada akhirnya, semuanya jadi terlambat!
Mari kita selesaikan "rumah" kita dengan sebaik-baiknya seolah-olah
hanya mengerjakannya sekali saja dalam seumur hidup.
Biarpun kita hanya hidup satu hari lagi, maka dalam satu hari itu kita pantas
untuk hidup penuh keagungan dan kejayaan. Apa yang bisa diterangkan lebih jelas
lagi.
Hidup kita esok adalah akibat sikap dan pilihan yang kita perbuat hari ini.




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Rumah Tukang Kayu
ItemReviewed: Rumah Tukang Kayu
READ MORE

Hati Yang Sempurna

Nomor1
Hati Yang Sempurna
Pada suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah yang ada di kota itu. Banyak orang kemudian berkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat atau goresan sedikitpun di hati pemuda itu.
Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah. Tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak dari kerumunan, tampil ke depan dan berkata " Mengapa hatimu masih belum seindah hatiku ?". Kerumunan orang-orang dan pemuda itu melihat pada hati pak tua itu. Hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka, dimana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lain ditempatkan di situ;namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisi potongan yang tidak rata.
Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubang karena dicungkil dan tidak ditutup kembali. Orang-orang itu tercengang dan berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinya lebih indah ? Pemuda itu melihat kepada pak tua itu, memperhatikan hati yang dimilikinya dan tertawa " Anda pasti bercanda, pak tua", katanya, "bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna sedangkan hatimu tak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan".
" Ya", kata pak tua itu, " hatimu kelihatan sangat sempurna meski demikian aku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. Lihatlah, setiap bekas luka ini adalah tanda dari orang-orang yang kepadanya kuberikan kasihku, aku menyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutup kembali sobekan yang kuberikan.

Namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yang kasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku akan cinta kasih yang telah bersama-sama kami bagikan. Adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya.
Hal itulah yang meninggalkan lubang-lubang sobekan - - memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan. Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan aku berharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu. Sekarang, tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu ?"
Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, dan merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. Sobekan itu pas, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata. Pemuda itu melihat kedalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya. Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan.




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Hati Yang Sempurna
ItemReviewed: Hati Yang Sempurna
READ MORE

Mati Kedinginan

Nomor1
Mati Kedinginan
Di sebuah perusahaan angkutan ada seorang pegawai, namanya Nick. Dia sangat
rajin bekerja dan sangat bertanggung jawab. Tetapi dia mempunyai satu kekurangan,
yaitu dia tidak mempunyai harapan apapun terhadap hidupnya, dia melihat dunia
ini dengan pandangan tanpa harapan sama sekali.
Pada suatu hari semua karyawan bergegas untuk merayakan ulang tahun bos mereka,
semuanya pergi berangkat dengan cepat sekali.
Yang paling tidak sengaja adalah, Nick terkunci di sebuah mobil pengangkut
es. Nick berteriak, memukul pintu dengan keras, semua orang di kantor sudah
pergi merayakan ulang tahun bosnya, maka tidak ada yang mendengarnya.
Tangannya sudah merah dan bengkak-bengkak memukul pintu mobil itu, suaranya
sudah serak akibat berteriak terus, tetapi tetap tidak ada orang yang mempedulikannya,
akhirnya dia duduk di dalam sambil menghelakan nafas yang panjang.
Semakin dia berpikir semakin dia merasa takut, dalam hatinya dia berpikir:
dalam mobil pengangkut es suhunya pasti di bawah 0 derajat, kalau dia tidak
segera keluar dari situ, pasti akan mati kedinginan. Dia terpaksa dengan tangan
yang gemetar, mencari secarik kertas dan sebuah bolpen, menuliskan surat wasiatnya.
Keesokkan harinya, semua karyawan pun datang bekerja. mereka membuka pintu
mobil pengangkut es tersebut, dan sangat terkejut menemukan Nick yang terbaring
di dalam. Mereka segera mengantarkan Nick untuk ditolong, tetapi dia sudah tidak
bernyawa lagi.
Tetapi yang paling mereka kagetkan adalah, aliran listrik untuk menghidupkan
mesin pendingin itu tidak dinyalakan dan dalam mobil yang besar itu juga ada
cukup oksigen untuknya. Yang paling mereka herankan adalah suhu dalam mobil
itu hanya 28 derajat saja, tetapi Nick malah mati "kedinginan"!
Nick bukanlah mati karena suhu dalam mobil terlalu rendah, dia mati dalam titik
es di dalam hatinya. Dia sudah menghakimi dirinya sebuah hukuman mati. Bagaimana
dapat hidup terus?
Orang yang mempunyai rasa percayaan diri tidak akan langsung putus asa begitu
saja, dia tidak akan langsung berubah sedih terhadap keadaan hidupnya yang jalan
kurang lancar.
Apakah kita sendiri sering langsung memutuskan bahwa kita tidak mampu untuk
mengerjakan suatu hal, sehingga kita kehilangan banyak kesempatan untuk menjadi
sukses?




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Mati Kedinginan
ItemReviewed: Mati Kedinginan
READ MORE

Dilahirkan 2 Kali

Nomor1
Dilahirkan 2 Kali
Seorang Yahudi yang lolos dari hukuman tentara Nazi berkisah tentang hidupnya:
Tak ada kata yang bisa mengungkapkan secara penuh pengorbanan yang diberikan ibuku kepadaku anaknya yang bungsu. Masih sangat jelas peristiwa saat itu di benakku. Ketika itu aku berumur 19 tahun. Saya beserta begitu banyak orang Yahudi lainnya sedang digiring dan dibawa ke kamp konsentrasi. Kami tahu dengan amat pasti bahwa hari-hari hidup kami kini telah mencapai ujungnya. Kami dibawa untuk menemui ajal kami entah di mana.
Beberapa grup orang Yahudi yang lain telah kami lewati. Kami juga tahu bahwa kelompok yang baru kami lewati ini akan tetap menetap dalam ghetto, mereka tak akan menemui nasib sebagaimana akan segera kami terima.
Ketika aku melewati tempat di mana ibuku sedang berdiri, saat di mana kami tidak diperhatikan oleh tentara Nazi, ibuku memberikan kartu namanya kepadaku, mendorong aku ke samping lalu menempati barisanku.

Walaupun hal ini terjadi lebih dari 50 tahun yang silam, namun aku tak akan lupa setiap kata yang pernah ia ucapkan saat itu: "Anakku, aku telah hidup cukup lama. Engkau harus bertahan hidup, karena engkau masih terlampau muda."
Demikian bisik ibuku. Dan sejak saat itu aku tak pernah melihatnya lagi. Hampir semua anak dilahirkan cuman sekali. Tapi aku dilahirkan dua kali oleh ibu yang sama.




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Dilahirkan 2 Kali
ItemReviewed: Dilahirkan 2 Kali
READ MORE

Anak Anjing

Nomor1
Anak Anjing
Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menaik bagi anak-anak kecil, "Dijual Anak Anjing".
Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya "Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu menjawab, "Harganya berkisar antara 30 - 50 Dollar."
Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang, "Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?" Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya.
Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu.

Tanyanya, "Kenapa dengan anak anjing itu?"
Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.
Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata, "Aku beli anak anjing yang cacat itu." Pemilik toko itu menjawab, "Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu."
Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Aku tak mau kau memberikan anak anjing itu cuma-cuma padaku. Meski cacat anak anjing itu tetap mempunyai harga yang sama sebagaimana anak anjing yang lain. Aku akan bayar penuh harga anak anjing itu. Saat ini aku hanya mempunyai 2,35 Dollar. Tetapi setiap hari akan akan mengangsur 0,5 Dollar sampai lunas harga anak anjing itu."
Tetapi lelaki itu menolak, "Nak, kau jangan membeli anak anjing ini. Dia tidak bisa lari cepat. Dia tidak bisa melompat dan bermain sebagaiman anak anjing lainnya."
Anak lelaki itu terdiam. Lalu ia melepas menarik ujung celana panjangnya. Dari balik celana itu tampaklah sepasang kaki yang cacat. Ia menatap pemilik toko itu dan berkata, "Tuan, aku pun tidak bisa berlari dengan cepat. Aku pun tidak bisa melompat-lompat dan bermain-main sebagaimana anak lelaki lain. Oleh karena itu aku tahu, bahwa anak anjing itu membutuhkan seseorang yang mau mengerti penderitaannya."

Kini pemilik toko itu menggigit bibirnya. Air mata menetes dari sudut matanya. Ia tersenyum dan berkata, "Aku akan berdoa setiap hari agar anak-anak anjing ini mempunyai majikan sebaik engkau."




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Anak Anjing
ItemReviewed: Anak Anjing
READ MORE

DOA

Nomor1
DOA
Ada seorang laki-laki yang tinggal di dekat sebuah sungai. Bulan-bulan musim
penghujan sudah dimulai.
Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik-rintik maupun hujan lebat.
Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan turun deras
berkepanjangan, permukaan sungai semakin lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah
banjir.
Saat itu banjir sudah sampai ketinggian lutut orang dewasa. Daerah tersebut
pelan-pelan mulai terisolir. Orang-orang sudah banyak yang mulai mengungsi dari
daerah tersebut, takut kalau permukaan air semakin tinggi.
Lain dengan orang-orang yang sudah mulai ribut mengungsi, lelaki tersebut tampak
tenang tinggal dirumah. Akhirnya datanglah truk penyelamat berhenti di depan
rumah lelaki tersebut.
“Pak, cepat masuk ikut truk ini, nggak lama lagi banjir semakin tinggi”,
teriak salah satu regu penolong ke lelaki tersebut.
Si lelaki menjawab, “Tidak, terima kasih, anda terus saja menolong yang
lain. Saya pasti akan diselamatkan Tuhan. Saya ini kan sangat rajin berdoa.”
Setelah beberapa kali membujuk tidak bisa, akhirnya truk tersebut melanjutkan
perjalanan untuk menolong yang lain.
Permukaan air semakin tinggi. Ketinggian mulai mencapai 1,5 meter. Lelaki tersebut
masih di rumah, duduk di atas almari.
Datanglah regu penolong dengan membawa perahu karet dan berhenti di depan rumah
lelaki tersebut.
“Pak, cepat kesini, naik perahu ini. Keadan semakin tidak terkendali.
Kemungkinan air akan semakin meninggi."
Lagi-lagi laki-laki tersebut berkata, ”Terima kasih, tidak usah menolong
saya, saya orang yang beriman, saya yakin Tuhan akan selamatkan saya dari keadaan
ini."
Perahu dan regu penolongpun pergi tanpa dapat membawa lelaki tersebut.
Perkiraan banjir semakin besar ternyata menjadi kenyatan. Ketinggian air sudah
sedemikian tinggi sehingga air sudah hampir menenggelamkan rumah-rumah disitu.
Lelaki itu nampak di atas wuwungan rumahnya sambil terus berdoa.
Datanglah sebuah helikopter dan regu penolong. Regu penolong melihat ada seorang
laki-laki duduk di wuwungan rumahnya. Mereka melempar tangga tali dari pesawat.
Dari atas terdengar suara dari pengeras suara, ”Pak, cepat pegang tali
itu dan naiklah kesini.“
Tetapi lagi-lagi laki-laki tersebut menjawab dengan berteriak, ”Terima
kasih, tapi anda tidak usah menolong saya. Saya orang yang beriman dan rajin
berdoa. Tuhan pasti akan menyelamatkan saya."
Ketinggian banjir semakin lama semakin naik, dan akhirnya seluruh rumah di
daerah tersebut sudah terendam seluruhnya.
Bagaimana nasib lelaki tersebut?
Lelaki tersebut akhirnya mati tenggelam.
Di akhirat dia dihadapkan pada Tuhan. Lelaki ini kemudian mulai berbicara bernada
protes, ”Ya Tuhan, aku selalu berdoa padamu, selalu ingat padamu, tapi
kenapa aku tidak engkau selamatkan dari banjir itu?”
Tuhan menjawab dengan singkat, “Aku selalu mendengar doa-doamu, untuk
itulah aku telah mengirimkan truk, kemudian perahu dan terakhir helikopter.
Tetapi kenapa kamu tidak ikut salah satupun?"
< Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya : FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: DOA
ItemReviewed: DOA
READ MORE

Setengah Jam Saja

Nomor1
Setengah Jam Saja
Seperti biasa Michael, kepala
cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada
pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Elvin, putra pertamanya yang baru duduk
di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur?”
sapa Michael sambil mencium anaknya.
Biasanya, Elvin memang sudah
lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi
hari.
Sambil membuntuti sang Papa
menuju ruang keluarga, Elvin menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab
aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”

“Lho, tumben, kok nanya
gaji Papa? Mau minta uang lagi, ya?”
“Ah, enggak. Pengen
tahu aja.”
“Oke. Kamu boleh hitung
sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan
setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja, Jadi, gaji Papa dalam satu bulan
berapa, hayo?”
Elvin berlari mengambil kertas
dan pensilnya dari meja belajar, sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan
televisi. Ketika Michael beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Elvin
berlari mengikutinya.
“Kalau satu hari Papa
dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp 40.000,-
dong,” katanya.
“Wah, pinter kamu.
Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,” perintah Michael.
Tetapi Elvin tak beranjak.

Sambil menyaksikan Papanya
berganti pakaian, Elvin kembali bertanya, “Papa, aku boleh pinjam uang
Rp 5.000,- nggak?”
“Sudah, nggak usah
macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Papa capek. Dan mau
mandi dulu. Tidurlah.”
“Tapi, Papa…”
Kesabaran Michael habis.
“Papa bilang tidur!”
hardiknya mengejutkan Elvin.
Anak kecil itu pun berbalik
menuju kamarnya. Usai mandi, Michael nampak menyesali hardikannya, Ia pun menengok
Elvin di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Elvin didapatinya
sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp 15.000,- di tangannya.
Sambil berbaring dan mengelus
kepala bocah kecil itu, Michael berkata, “Maafkan Papa, Nak. Papa sayang
sama Elvin. Buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan,
besok’ kan bisa. Jangankan Rp 5.000 ,- lebih dari itu pun Papa kasih.”

“Papa, aku nggak minta
uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan
selama minggu ini.”
“Iya, iya, tapi buat
apa?” tanya Michael lembut.
“Aku menunggu Papa
dari jam 8. Aku mau ajak Papa main ular tangga. Setengah jam saja. Mama sering
bilang kalau waktu Papa itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu Papa.
Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi karena Papa bilang satu jam Papa
dibayar Rp 40.000,-, maka setengah jam harus Rp 20.000,-. Duit tabunganku kurang
Rp 5.000,-. Makanya aku mau pinjam dari Papa,” kata Elvin polos.
Michael terdiam. Ia kehilangan
kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat.



Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Setengah Jam Saja
ItemReviewed: Setengah Jam Saja
READ MORE

100% Customer Satisfaction

Nomor1
100% Customer Satisfaction
Seorang anak lelaki kecil masuk ke sebuah apotik, menarik peti minuman dan
meletakkannya di dekat telepon umum. Ia naik ke atasnya sehingga dapat mencapai
tombol-tombol yang ada pada telepon.
Lalu mulailah ia menekan tombol sampai tujuh digit. Saya menyimak percakapannya.
Ia berkata, "Bu, apakah Anda membutuhkan bantuan untuk membersihkan kebun
Anda?"
Wanita di telepon itu menjawab, "Saya sudah membayar seseorang untuk membersihkannya."
"Bu, Anda dapat membayar saya setengah harga saja." Sepertinya wanita
itu sudah puas dengan hasil kerja dari orang tersebut.
Namun anak itu tak kenal putus asa dan menawarkan, "Bu, saya juga akan
menyapu pinggiran jalan dan trotoar rumah Anda, sehingga pada hari Minggu nanti
Anda akan memiliki halaman terindah di North Palm Beach, Florida."
Lagi-lagi wanita itu menolak. Dengan senyum, anak itu meletakkan gagang telepon.
Sang pemilik apotik menghampiri anak itu dan berkata, "Nak, saya suka
sikapmu itu. Saya mengagumi semangat yang kaumiliki. Bagaimana kalau kamu bekerja
untuk saya saja?"
Anak itu menjawab, "Tidak, Pak. Terima kasih. Sebenarnya saya hanya mengecek
hasil pekerjaan saya sendiri."




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: 100% Customer Satisfaction
ItemReviewed: 100% Customer Satisfaction
READ MORE

Pulau Cinta

Nomor1
Pulau Cinta
Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak
: ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan
dengan baik.
Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba
naik dan akan menenggelamkan pulau itu.
Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat
kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri
di tepi pantai mencoba mencari pertolongan.
Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan
sedang mengayuh perahu. "Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta.
"Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "perahuku telah penuh dengan
harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula
tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." Lalu Kekayaan cepat-cepat
mengayuh perahunya pergi.

Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.
"Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu
gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta.
Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik.
Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!",
teriak Cinta. "Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu
ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.
Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah
Kesedihan. "Oh, Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata Cinta. "Maaf,
Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." kata Kesedihan
sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya.
Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta! Mari cepat
naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang
tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air
menenggelamkannya.
Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.
Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa
orang tua yang menyelamatkannya itu.
Cinta segera menanyakannya kepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa
sebenarnya orang tua itu. "Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu."
kata orang itu.
"Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman
yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran.

"Sebab," kata orang itu, "hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai
sesungguhnya dari Cinta itu ......"




Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Pulau Cinta
ItemReviewed: Pulau Cinta
READ MORE

Pria, Cinta dan Matahari

Nomor1
Pria, Cinta dan Matahari
Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan.
Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria

berkata ingin menjadi matahari.
Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu

kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap

menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan

tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari.
Wanita berkata ingin menjadi burung Phoenix yang bisa terbang ke langit

jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu menjadi

matahari.
Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x namun


pria tetap keras kepala ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah

bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali

tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari.
Pria merenung sendiri dan menatap matahari.
Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat

terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga

agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang


cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan

pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut

kasih yaitu memberi tanpa pamrih.
Saat wanita jadi bulan, pria tetap menjadi matahari agar bulan dapat

terus bersinar indah dan dikagumi.
Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi

saat semua makhluk mengagumi bulan siapakah yang ingat kepada


matahari. Matahari rela memberikan cahaya nya untuk bulan walaupun

ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan, dilupakan jasanya dan

kehilangan kemuliaan nya sebagai pemberi cahaya agar bulan

mendapatkan kemuliaan tersebut. Ini disebut dengan Pengorbanan,

menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.
Saat wanita jadi Phoenix yang dapat terbang tinggi jauh ke langit


bahkan di atas matahari, pria tetap selalu jadi matahari agar

Phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau dan matahari tidak akan

mencegahnya.
Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh, namun matahari

akan selalu menyimpan cinta yang membara di dalam hatinya hanya

untuk phoenix.

Matahari selalu ada untuk Phoenix kapan pun ia mau kembali walau

phoenix tidak selalu ada untuk matahari. Tidak akan ada makhluk lain

selain Phoenix yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan

cinta nya. Ini disebut dengan Kesetiaan, walaupun ditinggal pergi

dan dikhianati namun tetap menanti dan mau memaafkan.
Pria tidak pernah menyesal menjadi matahari bagi wanita.



Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya :

FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Pria, Cinta dan Matahari
ItemReviewed: Pria, Cinta dan Matahari
READ MORE

Layang-layang

NOMOR1.com
    Layang-layang Sebuah layang-layang yang baru saja selesai dibuat. Pemiliknya membawa ia ke lapangan terbuka. Secara perlahan-lahan layang-layang itu menemukan dirinya terbang semakin lama semakin tinggi. Ketika ia mengangkat wajahnya menengadah ke langit, ia berteriak gembira; 'Wuaahhh, langit yang biru. Aku akan terbang tinggi sampai ke ujung sana.' Namun tiba-tiba ia merasa bahwa perjanannya kini agak tersendat dan menjadi berat. Ia tidak bisa bergerak lebih tinggi dan tak mampu maju lebih jauh lagi. Ketika ia menundukkan kepalanya, barulah ia tahu kalau pemiliknya memegang kuat ujung benang. Benang itulah yang membuatnya tak bisa terbang tinggi. Layang-layang itu menjadi amat marah. 'Mengapa ia tidak melepaskan aku?? Bila aku dilepaskan secara bebas, aku pasti akan terbang lebih tinggi menembusi awan-awan yang ada jauh di atas sana.' Demikian layang-layang itu berontak. Tiba-tiba tali benang itu terputus. Dan Ternyata bukan kenikmatanlah yang dia peroleh. Sebaliknya, ia kini jungkir balik terbang tak teratur dibawa angin. Angin kencang datang menghembus, dan ia jatuh tersangkut di atas sebatang pohon. Rangka-rangkanya patah. Kertas-kertasnya sobek. Ia kini menjadi seonggok sampah yang tak berbentuk. Pada saat seseorang berkata bahwa ia hebat dan kuat, saat itu merupakan awal kehancurannya. 
     
    Untuk Mendapatkan Kisah Inspiratif lain nya : FREE LOGIN Via Facebook
Rating: 4.5
Reviewer: AchiyaK Deni
Description: Layang-layang
ItemReviewed: Layang-layang
READ MORE